Abstract
Air merupakan kebutuhan utama bagi kehidupan manusia. Air dapat digunakan harus bersih dan memenuhi baku mutu air bersih. Kebutuhan air di Desa Ketileng Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora sebagian besar dipenuhi oleh air sumur. Salah satu sumur dalam yang ada adalah sumur bantuan dari Badan Geologi KESDM tahun 2019. Sumur ini mempunyai kedalaman 125 meter dengan debit 7 L/min yang didistribusikan untuk 200 kepala keluarga. Kondisi air keruh dan berbau seperti karat maka perlu pengendapan beberapa hari untuk bisa digunakan. Sehingga pada Pengabdian Kepada Masyarakat ini kami bermaksud untuk membantu menyediakan perangkat penjernihan air dan penyuluhannya, untuk meningkatkan kualitas air sumur menjadi air bersih sesuai PERMENKES No 32 tahun 2017. Pada pengabdian ini dibangun unit pengolahan air untuk mengolah menjernihkan air sumur menjadi air bersih. Unit terdiri dari dua tabung Filter FRP, satu kolom berisi media filter batu koral, pasir kuarsa, Zeolit alam, manganees secara berturut turut dari bawah keatas dan satu kolom lagi berisi media filter karbon aktif. Kecepatan alir dari proses pengolahan penjernihan ini adalah 5 meterkubik per jam maksimal. Unit ini dilengkapi dengan tandon air bersih, instalasi listrik, pompa dan perpiaannya. Hasil dari pengabdian ini adalah air bersih yang memenuhi baku mutu air bersih. Kemudian dengan pengabdian ini diharapkan masyarakat dapat menikmati air bersih yang memenuhi standar baku air bersih.
Cite
CITATION STYLE
Lestari, S., Sriana, T., Nurrahman, A., & Nugroho, B. S. (2022). Peningkatan Kualitas Air Sumur Menjadi Air Bersih di Desa Ketileng Kecamatan Todanan Kabupaten Blora Jawa Tengah. Jurnal ESDM, 11(1), 19–27. https://doi.org/10.53026/jesdm.v11i1.1004
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.