Abstract
Infeksi kulit merupakan masalah kesehatan yang umum di Desa Tanjung Atap, tetapi masyarakat belum mengetahui alternatif pengobatan herbal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melatih masyarakat dalam pembuatan salep herbal dari daun senduduk (Melastoma malabathricum L.), yang diketahui memiliki sifat antibakteri. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian terdiri dari penyuluhan, pelatihan pembuatan salep, dan evaluasi dengan pre-test serta post-test terhadap 30 peser-ta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta meningkat dari 3,34% menjadi 95,01%. Selain itu, uji organoleptik menunjukkan bahwa 84,8% peserta menyukai produk salep yang dihasilkan. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa peningkatan kesadaran masyarakat ter-hadap pemanfaatan bahan alami yang lebih aman dan berkelanjutan. Masyarakat juga berkeinginaan untuk melanjutkan menggunakan salep dari daun senduduk untuk pengobatan penyakit infeksi kulit.
Cite
CITATION STYLE
Ferlinahayati, F., Rachmat, A., Hermansyah, H., Elfita, E., & Hariani, P. L. (2025). Pelatihan Pembuatan Salep Herbal dari Daun Senduduk (Melastoma Malabathricum L) sebagai Alternatif Pengobatan Infeksi Kulit di Desa Tanjung Atap, Ogan Ilir, Sumatra Selatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 5(1), 233–240. https://doi.org/10.54082/jamsi.1678
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.