HARMONISASI MASYARAKAT MENTAWAI

  • Kurniawan R
N/ACitations
Citations of this article
74Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Mentawai merupakan salah satu suku yang masih primitif yang masih menyimpan sisa-sisa kehidupan pemburu dan pengumpul. Mereka masih hidup terpisah hidup berkelompok, masih menjalankan agama kepercayaan mereka, memiliki tato sebagai penanda identitas kelompok. Situasi-situasi tersebut menyimpan potensi untuk terjadinya konflik antar kelompok. Namun beberapa dinamikan kehidupan masyarakat mentawai dan nilai budaya yang diwariskan oleh nenek moyang mereka mampu meredam konflik tersebut. Tulisan ini bertujuan untuk mengambarkan beberapa nilai budaya dan dinamika kehidupan masyarakat Mentawai yang dapat meredakan konflik antar kelompok. Studi pustaka digunakan pada penelitian ini. Hasilnya yang didapatkan bahwa nilai gotong royong yang masih diterapkan dalam membangung tempat tinggal, tersedianya transportasi air yang memudahkan mereka untuk melakukan kontak sosial dan perkawinan antar kelompok yang dipraktekkan dan menghukum berat mereka yang membunuh dapat meminimalisir untuk terjadinya konflik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kurniawan, R. (2019). HARMONISASI MASYARAKAT MENTAWAI. Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam, 9(2), 111–118. https://doi.org/10.15548/alqalb.v9i2.859

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free