Abstract
DBD dapat didiagnosa berdasarkan gejala klinis dan pemeriksaan laboratorium. Parameter laboratorium untuk menegakkan diagnosis DBD diantaranya adalah trombositopenia (jumlah trombosit) ≤100.000 sel/mm3. Pemeriksaan trombosit sangan bermanfaat untuk pemantauan kondisi DBD dan penentuan prognosis. Jumlah trombosit dapat diperiksa menggunakan metode fonio dan otomatik. Nilai normal trombosit adalah 150.000-450.000 sel/mm3. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jumlah trombosit penderita suspek DBD dengan metode Fonio dan otomatik agar dapat dijadikan pedoman bagi tenaga laboratorium. Hasil penelitian didapatkan rerata jumlah trombosit penderita suspek DBD metode fonio adalah 63.214 sel/mm3 lebih rendah dari metode otomatik yaitu 176.607 sel/mm3 dengan selisih sebanyak 113.393 sel/mm3 atau sebesar 1.00%. Rerata trombosit penderita suspek DBD metode fonio lebih adalah 96.476 sel/mm3 lebih rendah dari metode otomatik yaitu 58.809 sel/mm3 dengan selisih sebanyak 37.667 sel/mm3 atau sebesar 1.00%. Analisis statistic Uji Mann Whitney didapatkan nilai probabilitas 0,068 > α (0,05) yang berarti tidak terdapat perbedaan jumlah trombosit penderita suspek DBD dengan metode fonio dan otomatik
Cite
CITATION STYLE
Inayati, N., & Fihiruddin, F. (2023). ANALISIS JUMLAH TROMBOSIT PENDERITA SUSPEK DEMAM BERDARAH DENGUE METODE FONIO DAN OTOMATIK. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(5), 1509–1517. https://doi.org/10.55681/sentri.v2i5.783
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.