SISTEM PEMERINTAHAN TRADISIONAL NEGERI SUNGAI BENGKULU SELINTAS SEJARAH

  • Setiyanto A
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstrak: Sistem Pemerintahan Tradisional Negeri Sungai Bengkulu Selintas Sejarah. Istilah negeri sungai sengaja dimunculkan sebagai penanda bahwa di wilayah Bengkulu ini memang cukup banyak sungai terbentang dan setiap sungai pada umumnya merupakan wilayah komunitas tradisional berdasarkan kekerabatan (territorialized kinship-based communities). Lingkup pembahasan mengenai sekilas sistem pemerintahan tradisional negeri sungai ini selain  difokuskan pada empat negeri sungai tersebut, yaitu Sungai Lemau, Sungai Itam (Hitam), Sungai Selebar, dan Anak Sungai (Muko-Muko), juga pada wilayah-wilayah (afdeeling) yang menjadi bagian dari wilayah Bengkulu, seperti afdeeling Manna, Kaur, maupun Seluma. Adapun titik telaah mengenai sistem pemerintahan tradisional negeri sungai ini hanya akan dibatasi pada struktur kekuasaan dan sistem peradilan serta denda adatnya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Setiyanto, A. (2017). SISTEM PEMERINTAHAN TRADISIONAL NEGERI SUNGAI BENGKULU SELINTAS SEJARAH. Tsaqofah Dan Tarikh: Jurnal Kebudayaan Dan Sejarah Islam, 2(1), 89. https://doi.org/10.29300/ttjksi.v2i1.791

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free