Ketahanan pedagang pasar selama pandemi covid-19 di pasar Bantul, Kabupaten Bantul Provinsi DI Yogyakarta

  • Anisah F
N/ACitations
Citations of this article
40Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pasar tradisional sebagai pusat aktivitas masyarakat Jawa yang bernuansa ramai berisi orang-orang yang hanya sekadar mengobrol maupun sedang bertransaksi seketika berubah menjadi klaster COVID-19. Kajian ini mengeksplorasi tentang pasar tradisional Bantul yang sedang bergejolak oleh pandemi COVID-19 melalui identifikasi dampak yang muncul akibat pandemi-19 dan mengetahui langkah-langkah yang diambil para pedagang. Pengumpulan data melalui studi dokumen, studi literatur, observasi dan wawancara mendalam kepada lurah pasar dan beberapa pedagang pasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) dampak yang timbul akibat pandemi COVID-19 diantaranya daya beli turun, pasar menjadi sepi, adanya kebijakan baru operasional pasar, distribusi terhambat, stok dagangan yang berkurang dan penghapusan aktivitas budaya masyarakat Jawa (syukuran dan hajatan); (2) pilihan-pilihan ketahanan para pedagang pasar dalam mengatasi dampak pandemi COVID-19 melibatkan berbagai aspek pertimbangan seperti sosial-budaya, kesehatan dan ekonomi. Ketahanan mengindikasikan proses kompromi dari dampak dan proses usaha-usaha pedagang untuk melewati guncangan pandemi yang berpengaruh pada hajat hidup mereka.

Cite

CITATION STYLE

APA

Anisah, F. D. F. (2023). Ketahanan pedagang pasar selama pandemi covid-19 di pasar Bantul, Kabupaten Bantul Provinsi DI Yogyakarta. Journal of Socio-Cultural Sustainability and Resilience, 1(1). https://doi.org/10.61511/jscsr.v1i1.2023.234

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free