Peran Keragaman Pangan terhadap Stunting pada Balita di Indonesia: Literature Review

  • Marlina Rully Wahyuningrum
  • Diah Mulyawati Utari
N/ACitations
Citations of this article
41Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar belakang: Prevalensi stunting di Indonesia telah menurun dari 30,8% (tahun 2018) menjadi 21,6% (tahun 2022), tetapi masih menjadi masalah kesehatan masyarakat kategori tinggi. Keragaman pangan diketahui menjadi salah satu determinan penyebab stunting pada balita. Tujuan: Menganalisis peran keragaman pangan terhadap stunting pada balita di Indonesia. Metode: Penelitian ini menggunakan metode literature review. Penelurusan artikel dilakukan dalam database Scopus dengan kata kunci dietary diversity dan stunting. Kriteria inklusi antara lain berupa artikel hasil penelitian primer yang dilakukan di Indonesia yang diterbitkan pada tahun 2019–2023 serta beberapa kriteria lainnya. Hasil: Penelitian ini menganalisis 8 artikel hasil penelitian di beberapa daerah di Pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Sumba, Indonesia. Sebanyak 7 dari 8 artikel menyatakan adanya hubungan signifikan antara keragaman pangan dengan stunting pada balita di Indonesia. Selain keragaman pangan, beberapa artikel yang dikaji juga menunjukkan adanya faktor lain yang berhubungan signfikan dengan kejadian stunting, meliputi: ketidakcukupan asupan zat gizi, usia anak, panjang lahir, karakteristik orang tua, serta ketersediaan dan akses makanan.   Kesimpulan: Keragaman pangan memiliki peran penting terhadap stunting pada balita di Indonesia. Konsumsi makanan yang semakin bervariasi, maka semakin lengkap zat gizi yang diterima tubuh, sehingga berdampak terhadap pertumbuhan yang optimal. Peningkatan keragaman pangan perlu didukung dengan pengoptimalan intervensi lainnya agar penanggulangan stunting dapat lebih komprehensif.

Cite

CITATION STYLE

APA

Marlina Rully Wahyuningrum, & Diah Mulyawati Utari. (2024). Peran Keragaman Pangan terhadap Stunting pada Balita di Indonesia: Literature Review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 7(2), 334–342. https://doi.org/10.56338/mppki.v7i2.4803

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free