Ideologi Penerjemahan Dongeng Fabel dalam Buku Kumpulan Kisah Menjelang Tidur (Bedtime Favorites)

  • P. D
N/ACitations
Citations of this article
18Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penerjemahan karya sastra anak merupakan penerjemahan yang perlu melibatkan pertimbangan tentang kondisi anak-anak yang akan menjadi target pembacanya. Hal ini sejalan dengan pendapat yang disampaikan oleh Puurtinen (1998:527) bahwa dalam menerjemahkan karya sastra anak, ketepatan penyampaian dan tingkat kesulitan terkait dengan budaya sasaran, perlu dipertimbangkan. Sehubungan dengan hal tersebut, penelitian ini membahas tentang terjemahan karya sastra anak yang difokuskan pada analisis teknik dan metode penerjemahan. Teknik dan metode diteliti dengan tujuan menemukan ideologi penerjemahan yang digunakan pada teks sasaran. Analisis tersebut dilakukan pada dua dongeng fabel pengantar tidur yang terdapat pada buku Kumpulan Kisah Menjelang Tidur yang diterjemahkan dari buku berjudul Bedtime Favorites. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedua dongeng yang dianalisis menunjukkan penggunaan ideologi yang serupa, yaitu foreinisasi. Walaupun begitu, ideologi foreinisasiyang diterapkan pada dua dongeng tersebut memiliki perbedaan pada penerapan teknik dan metode penerjemahannya.

Cite

CITATION STYLE

APA

P., D. P. A. (2019). Ideologi Penerjemahan Dongeng Fabel dalam Buku Kumpulan Kisah Menjelang Tidur (Bedtime Favorites). Deskripsi Bahasa, 2(1), 12–22. https://doi.org/10.22146/db.v2i1.338

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free