Manajemen Konflik pada Layanan Informasi di Perpustakaan

  • Rizky M
  • Masruri A
N/ACitations
Citations of this article
20Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami manajemen konflik dalam konteks layanan perpustakaan. Metode yang digunakan adalah penelitian Library Research yang termasuk dalam kategori kualitatif, memungkinkan pengumpulan data melalui penelusuran karya tulis yang relevan. Penelitian ini menerapkan teori Ross tentang manajemen konflik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpustakaan merupakan lingkungan kompleks yang melibatkan berbagai faktor potensial konflik, termasuk sumber daya manusia, tugas, pembuat keputusan, hak dan wewenang, serta komunikasi dalam pelayanan informasi. Contoh konflik yang dapat terjadi meliputi ketidakpuasan pemustaka, ketidaksesuaian antara koleksi fisik dan katalog online, hingga tindakan vandalisme atau pelanggaran di perpustakaan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa dengan memahami dan menerapkan langkah-langkah manajemen konflik seperti problem solving, superordinate goals, dan third-party mediation, perpustakaan dapat mengurangi konflik dan mencegah dampak negatifnya. Dengan demikian, manajemen konflik memiliki peran krusial dalam menjaga keseimbangan dan meningkatkan kualitas layanan perpustakaan di tengah kompleksitas yang terus berkembang.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rizky, M. R. N., & Masruri, A. (2023). Manajemen Konflik pada Layanan Informasi di Perpustakaan. Educaniora: Journal of Education and Humanities, 1(3), 123–129. https://doi.org/10.59687/educaniora.v1i3.73

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free