Dukungan UMKM sangat diharapkan sebagai dukungan menyediakan fasilitas barang dan jasapada daerah destinasi pariwisata. Sejauh ini, dukungan UMKM dalam penyediaan souvenir di sekitar Pulau Bokori belum optimal. Desa Leppe merupakan salah satu desa penyangga di sekitar Pulau Bokori yang menjadi destinasi wisata bahari Kota Kendari. UMKM di desa ini berpotensi sebagai penyedia jasa pariwisata melalui produksi souvenir khas pesisir. Permasalahan yang ada saat ini adalah belum adanya inisiatif untuk memanfaatkan segmen pasar wisatawan melalui penyediaan souvenir. Hal ini disebabkan oleh belum adanya pelatihan penguatan kapasitas kelompok, kendala modal awal untuk menyediakan alat dan bahan dan belum tersedianya akses pasar. Program ini ditujukan bagi penguatan kapasitas anggota UMKM di Desa Leppe melalui serangkaian kegiatan yakni workshop pembuatan souvenir dengan memanfaatan limbah cangkang kerang-kerangan, pendampingan produksi souvenir kerang-kerangan, dan penguatan akses pasar melalui pemanfaatan media sosial. Hasil dari pelaksanaan program ini adalah anggota kelompok UMKM telah mengetahui teknik pembuatan souvenir dan dapat memanfaatkan media sosial untuk memasarkan produk souvenir. Jenis - jenis produk souvenir yang telah dihasilkan oleh kelompok ini adalah gantungan kunci, bros, hiasan dinding, lampu tidur, bingkai foto dan tirai
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.
CITATION STYLE
Viska Inda Variani, Muhammad Zamrun Firihu, Irma Nurjannah, Fahmiati, Takwir, A., Sjamsu Alam Lawelle, & Darwin Ismail. (2023). Inovasi Pemanfaatan Limbah Cangkang Kerang Menjadi Souvenir Untuk Mendukung Destinasi Wisata Pulau Bokori. Jurnal Pengabdian Meambo, 2(1), 19–26. https://doi.org/10.56742/jpm.v2i1.53