Evaluasi Kinerja Operasional Barber Shop Menggunakan Pendekatan Supply Chain Management dan Manajemen Produksi

  • Monoarfa V
  • Rahayu S
  • Tandayu F
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai kinerja operasional barbershop melalui penerapan pendekatan Supply Chain Management (SCM) dan Manajemen Produksi. Sebagai unit usaha berbasis jasa, barbershop menuntut proses operasional yang efektif untuk menjaga kepuasan pelanggan, mengurangi waktu tunggu, mengoptimalkan persediaan bahan habis pakai, serta memastikan konsistensi layanan (Kotler & Keller, 2016). Analisis penelitian mencakup beberapa elemen utama, antara lain manajemen pemasok, aliran persediaan, perancangan proses layanan, penjadwalan, serta pengelolaan kapasitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi prinsip-prinsip SCM dengan perangkat manajemen produksi mampu meningkatkan kualitas layanan, efisiensi operasional, dan pemanfaatan sumber daya secara signifikan (Heizer, Render, & Munson, 2020). Rekomendasi yang diberikan meliputi penguatan hubungan dengan pemasok, penerapan prosedur layanan yang terstandarisasi, pengembangan sistem penjadwalan yang lebih efektif, serta pemanfaatan indikator kinerja untuk mendukung proses perbaikan berkelanjutan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Monoarfa, V., Rahayu, S., Tandayu, F., Idil, & Noer, M. (2025). Evaluasi Kinerja Operasional Barber Shop Menggunakan Pendekatan Supply Chain Management dan Manajemen Produksi. Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis Dan Akuntansi Review, 5(2), 10. https://doi.org/10.53697/emba.v5i2.3389

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free