Abstract
Masa pertumbuhan yang pesat terjadi pada masa bayi dan balita. Oleh karena itu, pada masa ini diperlukan gizi yang baik dan mencukupi untuk bayi. (Raharjo,2014) Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan 2018 menunjukkan 17,7% bayi usia di bawah 5 tahun (balita) masih mengalami masalah gizi. Angka tersebut terdiri atas balita yang mengalami gizi buruk sebesar 3,9% dan yang menderita gizi kurang sebesar 13,8% (Kemenkes RI, 2018). Desain penelitian yang digunakan adalah survei analitik (Explanatory Research) dengan pendekatan crosssectional. Popupasi sekaligus menjadi sampel penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki anak usia 1-3 tahun di Klinik Deniawati yaitu sebanyak 34 Orang. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang pola pemberian makanan dengan status gizi anak usia 1-3 tahun dengan hasil didapatkan nilai p value sebesar 0,000 (< 0,05). Disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang pola pemberian makanan dengan status gizi anak usia 1-3 tahun di Klinik Deniawati Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat Tahun 2019.
Cite
CITATION STYLE
Sihombing, S. S., & Sapnita, S. (2020). Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Pola Pemberian Makanan Dengan Status Gizi Anak Usia 1-3 Tahun. Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia, 10(04), 176–182. https://doi.org/10.33221/jiki.v10i04.855
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.