Prospek Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah Menuju Penyatuan Kalender Islam di Indonesia

  • Wiwik W
  • Kurniati
  • Marilang
N/ACitations
Citations of this article
22Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Dilatarbelakangi adanya problem keagamaan terkait perbedaan ormas Islam dalam metode penetapan awal bulan hijriah antara Nahdlatul Ulama (imkanrukyat) dan Muhammadiyah (wujudul hilal). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prospek Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah dalam Penyatuan Kalender Islam di Indonesia. Metode penelitian ini kajian pustaka atau Library research dengan pendekatan  hukum Islam dan astronomi. Berdasarkan metode yang ada maka upaya  penyatuan dilakukan baik skala nasional maupun internasional, diperlukan adanya mekanisme yang jelas, terarah, dan secara bersama-sama menyatukan langkah untuk mewujudkan kalender Islam di Indonesia. Untuk itu  tawaran penggunaan kalender yang diusulkan yaitu kalender Uhadi (kalender Islam unifikasi) dan kalender Tawlifi (kalender Islam Sintesa). Dengan adanya kalender yang disepakati diharapkan menjadi jalan terbaik tanpa memenangkan atau mengalahkan satu pihak dan tetap menjaga ukhwah Islamiyah di Indonesia. Penelitian ini memiliki keterbatasan sehingga diharapkan kepada peneliti selanjutnya untuk melengkapi kekurangan dan mengembangkan penelitian ini.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wiwik, W. T., Kurniati, & Marilang. (2024). Prospek Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah Menuju Penyatuan Kalender Islam di Indonesia. ELFALAKY, 8(1), 138–152. https://doi.org/10.24252/ifk.v8i1.46899

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free