Abstract
Pembelajaran menulis puisi berperan penting dalam mengembangkan kemampuan berbahasa, daya imajinasi, dan kepekaan emosional siswa. Meskipun penting, pembelajaran menulis puisi kerap menghadapi kendala yaitu siswa mengalami kesulitan dalam memulai tulisan, memilih diksi, atau menemukan ide yang sesuai. Dengan demikian, dibutuhkan sebuah media pembelajaran yang mampu menstimulasi kreativitas sekaligus membantu siswa dalam menemukan ide untuk menulis. Media Gachapon menawarkan keunikan karena menggabungkan unsur permainan, interaktivitas, dan kreativitas dalam pembelajaran menulis puisi. Terinspirasi dari mesin mainan kapsul Jepang, media ini memanfaatkan kosakata acak untuk merangsang imajinasi siswa, sehingga pembelajaran menjadi lebih menyenangkan melalui permainan. Tujuan penelitian ini yaitu mendesain dan mendeskripsikan media Gachapon sebagai alat bantu dalam pembelajaran materi menulis puisi di kelas VIII. Penelitian ini dikatergorikan penelitian pengembangan yang menghasilkan produk media pembelajaran Gachapon. Model pengembangan yang digunakan mengadaptasi model 4D yang terdiri dari tahapan define, design, develop. Sementara itu, media ini belum sampai tahapan disseminate karena waktu dan biaya yang terbatas. Validasi media dilakukan kepada satu orang dosen ahli media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gachapon dapat dimanfaatkan sebagai media dalam pembelajaran menulis puisi di kelas VIII. Namun hasil validasi menunjukkan ada beberapa hal yang butuh diperbaiki yaitu pada kertas berisi kosakata yang perlu ditik dan perlu adanya petunjuk penggunaan media.
Cite
CITATION STYLE
Mulyaningtyas, R., & Abidin, D. F. (2026). Desain Media Gachapon dalam Pembelajaran Menulis Teks Puisi bagi Siswa Kelas VIII SMP. Jurnal Pembelajaran Sastra, 7(2), 81–96. https://doi.org/10.51543/hiskimalang.v7i2.83
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.