Abstract
Budidaya ikan Nila (Oreochromis niloticus) sebagai komoditas unggulan air tawar juga mengalami kemajuan. Daun kelor (Moringa oleifera) memiliki kandungan nutrisinya yang sangat lengkap, termasuk provitamin A, vitamin B, vitamin C, serta mineral, terutama zat besi. Desain paenelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan kontrol tidak mengguanakan tambahan tepung daun kelor, sementara perlakuan P1 menggunakan pakan komersial dengan tambahan tepung daun kelor sebesar 8%, P2 sebesar 10%, dan P3 sebesar 13%. Parameter yang diuji adalah pertumbuhaan dan kelangsungan hidup benih Nila. Hasil dari penambahan tepung daun kelor pada pakan komersial dengan dosis 13% menghasilkan pertumbuhaan rata-rata terbaik, yaitu sebesar 12,56 g. Namun, tingkat kelangsungan hidup (SR) benih Nila tidak menunjukkan perbedaan signifikan antara perlakuan P0, P1, P2, dan P3.
Cite
CITATION STYLE
M, I. islam, Lestira Dhewantara, Y., & Nainggolan, A. (2024). PENAMBAHAN TEPUNG DAUN KELOR PADA PAKAN KOMERSIL UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH NILA ( Oreochromis niloticus ). Jurnal Ilmiah Satya Minabahari, 9(2), 52–64. https://doi.org/10.53676/jism.v9i2.194
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.