PENGEMBANGAN BUDIDAYA SORGUM TANAMAN PANGAN ALTERNATIF PADA DAERAH BAYANGAN HUJAN DI NAGARI RAMBATAN KABUPATEN LIMA PULUH KOTA

  • Lina E
  • Murtius W
N/ACitations
Citations of this article
67Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sorgum merupakan tanaman yang adaptif, dapat tumbuh optimal pada lahan kering dan masam, dan tahan terhadap kondisi marjinal (kekeringan, salinitas dan lahan masam). Tanaman ini memiliki manfaat sebagai sumber karbohidrat pengganti beras dan dapat diolah menjadi produk turunan lainnya. Sejauh ini masyarakat mengkonsumsi bulir sorgum yang diolah secara tradisional antara lain di buat bubur atau di kukus dan langsung dinikmati. Selain itu, dengan pengolahan yang baik dapat menjadikan sorgum sebagai pangan fungsional kesehatan potensial. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar dengan memberikan pengetahuan dan informasi terkait pengolahan dan budidaya sorgum. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Di akhir program terjadi transfer teknologi yang dapat meningkatkan pengetahuan dan pendapatan masyarakat di Nagari Rambatan. Dari hasil kegiatan diperoleh bahwa Jorong Pabalutan dan Dusun Ladang Laweh berada di Nagari Rambatan Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Nagari Rambatan mempunyai 1.550 kepala keluarga yang mayoritas petani padi di sawah, menyadap karet, dan lain-lain. Luas lahan persawahan di Nagari Rambatan sekitar 27.442 Ha. Kondisi umum yang dihadapi petani adalah masalah pengairan, petani hanya bertanam padi di sawah dua kali dalam setahun bahkan hanya sekali dalam setahun. Hal ini disebabkan karena Rambatan termasuk daerah bayangan hujan. Salah satu upaya untuk mengisi kekosongan lahan saat musim kemarau adalah dengan melakukan budidaya tanaman sorgum. Selanjutnya hasil survei terhadap kelompok tani Sepakat dan kelompok tani Kuta Bali menunjukkan keinginan yang kuat untuk mendapatkan transfer pengetahuan dan teknologi yang terkait dengan budidaya sorgum yang baik dan benar.Sorghum is an adaptive plant, can grow optimally on dry and acid soil and is resistant to marginal conditions (drought, salinity, and acid soils). This plant has benefits from carbohydrates to replace rice and can be processed into other derivative products. People consume sorghum that is processed traditionally, among others, made porridge or steamed and enjoyed immediately. Also, with proper processing, it can make sorghum potential health functional food. This activity aims to improve the economy of the surrounding community by providing knowledge and information related to sorghum processing and cultivation. Activities were carried out in the form of counseling, training, and mentoring. At the end of the program, a technology transfer can increase people's knowledge and income in Nagari Rambat. The activity results found that Jorong Pabalutan and Dusun Ladang Laweh were located in Nagari Rambat, Rambat District, Tanah Datar Regency, West Sumatra. Nagari Rambat has 1,550 families, the majority of whom are rice farmers in the fields, tapping rubber. The area of ​​rice fields in Nagari Rambat is around 27,442 hectares. The general condition faced by farmers is irrigation problems; farmers only plant rice in the fields twice a year, even only once a year. This is because the propagation is a rain shadow area. One of the efforts to fill the void of land during the dry season is by cultivating sorghum. Furthermore, the Sepakat farmer groups' survey results and the Kuta Bali farmer groups show a strong desire to obtain a transfer of knowledge and technology related to proper and correct sorghum cultivation.

Cite

CITATION STYLE

APA

Lina, E. C., & Murtius, W. S. (2020). PENGEMBANGAN BUDIDAYA SORGUM TANAMAN PANGAN ALTERNATIF PADA DAERAH BAYANGAN HUJAN DI NAGARI RAMBATAN KABUPATEN LIMA PULUH KOTA. Jurnal Hilirisasi IPTEKS, 3(3), 220–228. https://doi.org/10.25077/jhi.v3i3.428

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free