Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak biji kedelai (Glycine max, L.) terhadapstruktur histologik hati dan ginjal tikus putih (Rattus norvegicus, L.). Jenis penelitian eksperimen satu faktor. Objekyang digunakan adalah ikan tikus putih (Rattus norvegicus, L.) jantan yang berumur 2 bulan dengan beratbdaan rata-rata 165 gram. Perlakuan terdiri atas tiga variasi kadar (50 mg/kgBB; 100 mg/kgBB; dan 100mg/kgBB) serta satu perlakuan tanpa ekstrak biji kedelai putih sebagai kontrol. Dilakukan uji ANOVA untukmengetahui perbedaan kerusakan histologik hati dan ginjal pada hewan kelompok kontrol dan perlakuan, apabilabeda nyata dilanjutkan uji DMRT untuk mengetahui perbedaan kelompok pada kelompok kontrol dan masingmasing kelompok perlakuan. Pengamatan struktur histologik hati dan ginjal dilakukan dengan menghitung jumlahkerusakan sel mulai dari piknosis, karioreksis, dan lisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrakbiji kedelai putih (Glycine max, L.) berpengruh berpengaruh (p˂0,05) meningkatkan kerusakan struktur histologikhati dan ginjal tikus putih (Rattus norvegicus, L.) berupa karioreksis dan lisis, tetapi tidak berpengaruh (p0,05)terhadap piknosis
Cite
CITATION STYLE
Tanjung, H., & Harjana, T. (2018). PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BIJI KEDELAI PUTIH (Glycine max, L.) TERHADAP STRUKTUR HISTOLOGIK HATI DAN GINJAL TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus, L.). Kingdom (The Journal of Biological Studies), 7(2), 127–132. https://doi.org/10.21831/kingdom.v7i2.12145
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.