Abstract
Konflik antara Palestina dan Israel telah menimbulkan perdebatan dan reaksi yang kuat di media sosial, termasuk di Indonesia. Persepsi publik terhadap berbagai aspek tentunya penting untuk mengindentifikasi isu-isu dalam konflik Palestina-Israel. Namun, proses klasifikasi aspek-aspek konflik Palestina-Israel secara manual membutuhkan sumber daya manusia dan waktu yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pandangan masyarakat Indonesia terhadap konflik Palestina-Israel melalui analisis sentimen berdasarkan aspek Wilayah, Agama, Politik, dan Sejarah. Dengan menggunakan teknologi deep learning, khususnya model kombinasi Convolutional Neural Networks dengan Long Short-Term Memory (CNN-LSTM), penelitian ini menganalisis data opini dan pandangan yang dikumpulkan dari platform media sosial X (Twitter). Penelitian ini menunjukkan hasil dari dataset yang diperoleh bahwa aspek Politik lebih mendominasi dibandingkan aspek lainnya. Hasil evaluasi model memperoleh nilai akurasi masing-masing sebesar 96% yang mengindikasikan kemampuan model dalam mengklasifikasikan sentimen pengguna X terhadap konflik Palestina-Israel mencapai tingkat keberhasilan yang tinggi.
Cite
CITATION STYLE
Salsabila Rabbani, Agustin, Susandri, Rahmiati, & M. Khairul Anam. (2024). OPTIMALISASI KINERJA KLASIFIKASI TEKS BERDASARKAN ANALISIS BERBASIS ASPEK DAN MODEL HYBRID DEEP LEARING. Indonesian Journal of Computer Science, 13(3). https://doi.org/10.33022/ijcs.v13i3.4034
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.