“Wekrom” Identitas Masyarakat Emplawas dalam Menghadapi Migas Blok Masela

  • Taliak J
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini membahas pergeseran budaya Wekrom (bakudapa atau saling bertemu dan berbagi) di Desa Emplawas, Maluku Barat Daya, akibat pengaruh proyek Migas Blok Masela. Wekrom, yang merupakan warisan leluhur dan bagian dari identitas lokal, semakin terkikis seiring dengan perubahan sosial dan masuknya budaya luar. Sebagian masyarakat masih mempertahankan tradisi ini, sementara yang lain mulai meninggalkannya karena tuntutan zaman dan hadirnya pendatang yang tidak memahami nilai-nilai lokal. Proyek Migas Blok Masela membawa dampak positif, seperti peningkatan ekonomi melalui penjualan hasil pertanian, namun juga berdampak negatif dengan mengikis nilai budaya lokal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menganalisis fenomena tersebut dan menekankan pentingnya revitalisasi budaya guna memperkuat jati diri masyarakat. Pendampingan dan sosialisasi bagi masyarakat dipandang perlu untuk menjaga warisan budaya di tengah arus globalisasi yang semakin kuat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Taliak, J. (2024). “Wekrom” Identitas Masyarakat Emplawas dalam Menghadapi Migas Blok Masela. Journal of Education Research, 5(4), 4753–4763. https://doi.org/10.37985/jer.v5i4.1643

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free