Abstract
Tulisan ini berusaha menjelajahi, mengabstraksi, dan menyimpulkan konsep-konsep dasar postmemory Marianne Hirsch dan kemudian menawarkan sebagai kajian sastra. Konsep-konsep dasar itu didasarkan pada dua bukunya yaitu Family Frames: Photography Narrative and Postmemory (2012), dan The Generation of Postmemory: Writing and Visual Culture After the Holocaust (2012). Penjelajahan itu juga merupakan upaya memahami kerangka teori/paradigma postmemory. Dari upaya pengabtraksian dapat ditemukan beberapa hal penting; postmemory selalu adalah mengenai memori trauma, sehingga kajiannya juga mengenai trauma; memori traumatis dapat ditransmisikan; memori traumatis tidak hanya yang terjadi dalam lingkup keluarga tetapi juga afiliatif (di luar keluarga); karya sastra yang dapat dikaji adalah karya sastra yang ditulis oleh generasi kedua pewaris trauma; yang diperlukan dari generasi kedua tersebut adalah investasi imajinasinya atas trauma (bukan fakta sejarahnya).
Cite
CITATION STYLE
Santoso, J. (2024). Konsep Dasar Postmemory Marianne Hirsch untuk Kajian Sastra. Proceedings Series on Social Sciences & Humanities, 20, 297–304. https://doi.org/10.30595/pssh.v20i.1380
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.