Abstract
ABSTRAK Makam Raja Petta Pallase-lase’e dan Datu We Tenri Olle merupakan objek tinggalan arkeologi yang terdapat di wilayah Tanete, berdasarkan bentuk dari kedua makam sangat unik dan mengandung unsur history perkembangan budaya dan religi di wilayah Tanete. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk dan ragam hias Makam Raja Tanete, dan untuk mengetahui unsur budaya apa yang mempengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskripstif analisis yang terdiri dari tahap studi pustaka, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yaitu bentuk Makam Raja Petta Pallase-lase’e berbentuk punden berundak, dan bentuk Makam Datu We Tenri Olle berbentuk kubah. Selain itu terdapat juga bentuk ragam hias berupa ragam hias arsitektural dan dekoratif, bermotif geometris, flora, dan inskripsi. Berdasarkan bentuk dan ragam hiasnya disimpulkan bahwa makam-makam tersebut mendapat pengaruh unsur budaya Megalitik, Lokal, Hindu-Buddha, Islam, dan Kolonial yang berkembang di wilayah Tanete. Kata kunci ditulis : makam raja; bentuk dan ragam hias; unsur budaya
Cite
CITATION STYLE
Wulandari, F., Syahrun, S., & Suseno, S. (2020). ANALISIS BENTUK DAN RAGAM HIAS PADA MAKAM RAJA TANETE DI KECAMATAN TANETE RILAU KABUPATEN BARRU PROVINSI SULAWESI SELATAN. SANGIA JOURNAL OF ARCHAEOLOGY RESEARCH, 4(1), 40–47. https://doi.org/10.33772/sangia.v4i1.932
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.