Takung Wae Cebong Sebagai Bentuk Tradisi Lisan Kabupaten Manggarai

  • Dhapa D
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan dan mendeskripsikan bentuk tradisi lisan yang terkandung dalam tuturan adat Takung Wae Cebong Kabupaten Manggarai.  Data dalam penelitian ini adalah data lisan berupa tuturan adat Takung Wae Cebong.  Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori semantik. Hasil analisis data menunjukkan bahwa dalam tuturan ritual adat  Takung Wae Cebong pada Kabupaten Manggarai mengandung beberapa makna tradisi lisan yang sangat erat hubunganya dengan kehidupan masyarakat setempat yaitu makna religius atau kepercayaan, makna persaudaraan/ solidaritas,makna  keselamatan, makna kehidupan, makna permohonan, dan makna kesadaran yang menjadi pedoman masyarakat Manggarai.

Cite

CITATION STYLE

APA

Dhapa, D. (2022). Takung Wae Cebong Sebagai Bentuk Tradisi Lisan Kabupaten Manggarai. Retorika: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3(2), 118–126. https://doi.org/10.37478/rjpbsi.v3i2.2346

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free