Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Etanol Buah Ceremai Terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus Metode Difusi

  • Rizqial F
  • Suwandi E
  • Slamet S
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Buah ceremai biasanya diolah sebagai manisan atau penyedap masakan karena rasanya yang asam. Buah ceremai belum banyak dimanfaatkan. Biasanya buah ceremai yang sudah matang hanya dibiarkan jatuh ke tanah atau dijadikan manisan karena rasanya yang asam. Buah ceremai diantaranya mengandung flavonoid, tanin dan saponin yang diduga memiliki aktivitas anti bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak etanol buah ceremai terhadap bakteri Staphylococcus aureu dengan metode difusi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimenta semu dengan teknik pengambilan purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah buah ceremai di kawasan JL, Negara Anjungan-Mandor KM 71 RT/RW 06/003 Desa Dema, Kec anjongan Kab. mempawah. Sampel dalam penelitian ini adalah buah ceremai yang tidak  busuk, ceremai hijau kekuningan. Konsentrasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 20%, 40%, 60%, dan 80% dengan  replikasi sebanyak 6 kali. Berdasarkan hasil analisis statistik regresi linier sederhana pengujian diperoleh nilai p value = 0,000

Cite

CITATION STYLE

APA

Rizqial, F. A., Suwandi, E., & Slamet, S. (2019). Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Etanol Buah Ceremai Terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus Metode Difusi. Jurnal Laboratorium Khatulistiwa, 3(1), 11. https://doi.org/10.30602/jlk.v3i1.928

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free