Efektivitas Differential Reinforcement of Alternative Behavior untuk Mengurangi Perilaku Tantrum (Menyakiti Diri Sendiri) pada Anak Down Syndrome

  • Larasyifa G
  • Iswari M
N/ACitations
Citations of this article
36Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Salah satu hambatan yang dialami oleh anak down syndrome adalah perilaku tantrum yaitu menyakiti diri sendiri yang berbentuk memukul kepala sendiri menggunakan tangan. Permasalahan ini ditemukan di SLB Negeri 1 Padang. Dimana anak down syndrome suka memukul kepala sendiri menggunakan tangan saat kesal, bosan dan mencuri perhatian orang lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan bahwa differential reinforcement of alternative behavior mampu mengurangi perilaku tantrum yaitu memukul kepala sendiri menggunakan tangan pada anak down syndrome kelas I di SLB Negeri 1 Padang. Penelitian ini berfokus pada pengukuran frekuensi perilaku tantrum yaitu memukul kepala sendiri menggunakan tangan saat intervensi menggunakan differential reinforcement of alternative behavior. Jenis penelitian yang digunakan single subject research (SSR), dengan desain A-B-A menggunakan visual grafik. Berdasarkan data tersebut, hasil penelitian menunjukkan bahwa anak down syndrome di SLB Negeri 1 Padang menunjukkan perilaku tantrum yaitu menyakiti diri sendiri yang berbentuk memukul kepala sendiri menggunakan tangan menurun sesuai dengan hasil analisis data dalam kondisi dan antar kondisi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Larasyifa, G., & Iswari, M. (2023). Efektivitas Differential Reinforcement of Alternative Behavior untuk Mengurangi Perilaku Tantrum (Menyakiti Diri Sendiri) pada Anak Down Syndrome. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 28676–28680. https://doi.org/10.31004/jptam.v7i3.11559

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free