Konsep Penderitaan dalam Injil Matius dan Relevansinya dengan Penderitaan Manusia Masa Kini

  • Neto Y
N/ACitations
Citations of this article
34Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Human suffering experienced can occur due to various causes, for example due to disease outbreaks or natural disasters. The impact of this suffering can be felt in various sectors of human life. This research was conducted to describe the proper attitude of Christians towards suffering that occurs from the point of view of the Gospel of Matthew. This study uses a descriptive approach through literature studies. The research results show that Jesus is the source of the solution to human suffering, but the suffering experienced is also an inseparable part of human life, even the increasing intensity of suffering shows that the end of time is getting closer.Penderitaan yang dialami manusia dapat terjadi karena berbagai penyebab, misalnya karena wabah penyakit atau bencana alam. Dampak penderitaan ini dapat dirasakan di berbagai sektor kehidupan manusia. Penelitian ini dilakukan untuk memaparkan sikap seharusnya dari orang Kristen terhadap penderitaan yang terjadi dari sudut pandang Injil Matius. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskritif melalui studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yesus adalah sumber penyelesaian dari penderitaan manusia, namun penderitaan yang dialami juga merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari hidup manusia, bahkan intensitas penderitaan yang semakin meningkat menunjukkan bahwa akhir zaman semakin dekat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Neto, Y. (2021). Konsep Penderitaan dalam Injil Matius dan Relevansinya dengan Penderitaan Manusia Masa Kini. Teokristi: Jurnal Teologi Kontekstual Dan Pelayanan Kristiani, 1(1), 39–52. https://doi.org/10.38189/jtk.v1i1.125

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free