Abstract
Extended-spectrum beta-lactamase (ESBL) adalah suatu jenis enzim beta-laktamase yang mampu menghidrolisis penisilin, sefalosprin, dan monobaktam yang dapat dihambat oleh asam klavulanat. Enzim ini disandi oleh banyak gen, salah satunya adalah blaTEM . Untuk mengamplifikasi gen blaTEM selain digunakan metode polymerase chain reaction (PCR) dapat pula dilakukan metode loop-mediated isothermal amplification (LAMP) yang membutuhkan peralatan lebih sederhana dengan prosedur yang cepat dan pembacaan hasil yang lebih mudah. Penelitian ini merupakan uji diagnostik yang bertujuan menilai sensitivitas dan spesifisitas metode LAMP serta melihat kesesuaian hasil antara metode LAMP dan metode PCR dalam mendeteksi gen blaTEM . Sebanyak 92 isolat Enterobacteriaceae yang tersimpan di Rumah Sakit dan Laboratorium Klinik Swasta di Kota Bandung periode Juni 2014 sampai April 2015. diperiksa dengan metode PCR yang kemudian dibandingkan dengan metode LAMP. Didapatkan bahwa metode LAMP memiliki sensitivitas 91,4% dan spesifisitas 91,2%, serta nilai kesesuaian (kappa) sebesar 85,4%. Sebagai simpulan, metode LAMP memiliki validitas yang baik dan kesesuaian yang sangat baik dibanding dengan metode PCR. Oleh karena itu, metode LAMP dapat dijadikan pemeriksaan alternatif dalam mendeteksi gen blaTEM terutama di daerah dengan infrastruktur laboratorium terbatas
Cite
CITATION STYLE
Wilopo, B. A. P., Sudigdoadi, S., Sahiratmadja, E., & Dewi, I. M. W. (2015). Loop-Mediated Isothermal Amplification untuk Mendeteksi Gen blaTEM Sebagai Penyandi Extended-Spectrum Beta-Lactamase pada Isolat Enterobacteriaceae. Majalah Kedokteran Bandung, 47(4), 242–249. https://doi.org/10.15395/mkb.v47n4.618
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.