Abstract
Sebagai mahluk sosial sudah sewajarnya manusia memerlukan interaksi satu sama lain dengan cara berkomunikasi, bergaul di masyarakat untuk sekedar bertukar informasi ataupun saling memenuhi kebutuhan seperti bertransaksi dan proses belajar mengajar di sekolah. Namun kesulitan dialami bagi penyandang tuna rungu untuk berinteraksi sepenuhnya karena lingkungan yang tidak ramah bagi mereka, salah satunya yaitu masih sangat sedikit masyarakat yang mengerti bahasa isyarat. Aplikasi berbasis Android “Isyaratku” dirancang untuk mengedukasi masyarakat mengenai Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO), dengan fitur yang ingin dihadirkan diantaranya deteksi bahasa isyarat dengan model deep learning dan menerjemahkan kata dengan output animasi, serta memanfaatkan layanan Google Cloud Platform sebagai infrastruktur aplikasi. Pengembangan aplikasi ini menggunakan model Extreme Programming yang merupakan salah satu bentuk model dari metode pengembangan Agile, sehingga diharapkan pengembangan aplikasi ini bisa menciptakan ramah lingkungan bagi penyandang tuna rungu.
Cite
CITATION STYLE
Siregar, R. K., Anton, A., & Widiastuti, W. (2021). Perancangan Aplikasi Bahasa Isyarat “Isyaratku” Dengan Deep Learning Serta Google Cloud Platform. Simpatik: Jurnal Sistem Informasi Dan Informatika, 1(2), 90–97. https://doi.org/10.31294/simpatik.v1i2.630
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.