Abstract
Penelitian ini membahasa tentang aspek kesalahan berbahasa dalam tuturan bahasa orang Minangkabau dengan menggunakan studi kasus mahasiswa Uin Syarif Hidayatullah Jakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesalahan berbahasa dalam tuturan orang Minangkabau sehingga tidak terjadi multitafsir. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara yang menyangkut teknik cakap pancing, simak dan catat. Hasil pada penelitian ini menjelaskan kesalahan berbahasa dalam tuturan orang Minangkabau ditemukan sebanyak tiga aspek, yakni perubahan fonem, penghilangan (omission) dan penambahan. Kesalahan yang paling sering dilakukan adalah kesalahan perubahan fonem.Kata kunci: kesalahan berbahasa, omission, bahasa minang
Cite
CITATION STYLE
Oktaviani, R. (2022). OMISSION DALAM BAHASA MINANGKABAU (STUDI KASUS: DI KORIDOR FITK UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA). Pena Literasi, 5(2), 180. https://doi.org/10.24853/pl.5.2.180-187
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.