OMISSION DALAM BAHASA MINANGKABAU (STUDI KASUS: DI KORIDOR FITK UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA)

  • Oktaviani R
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini membahasa tentang aspek kesalahan berbahasa dalam tuturan bahasa orang Minangkabau dengan menggunakan studi kasus mahasiswa Uin Syarif Hidayatullah Jakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesalahan berbahasa dalam tuturan orang Minangkabau sehingga tidak terjadi multitafsir. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara yang menyangkut teknik cakap pancing, simak dan catat. Hasil pada penelitian ini menjelaskan kesalahan berbahasa dalam tuturan orang Minangkabau ditemukan sebanyak tiga aspek, yakni perubahan fonem, penghilangan (omission) dan penambahan. Kesalahan yang paling sering dilakukan adalah kesalahan perubahan fonem.Kata kunci: kesalahan berbahasa, omission, bahasa minang

Cite

CITATION STYLE

APA

Oktaviani, R. (2022). OMISSION DALAM BAHASA MINANGKABAU (STUDI KASUS: DI KORIDOR FITK UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA). Pena Literasi, 5(2), 180. https://doi.org/10.24853/pl.5.2.180-187

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free