OPTIMALISASI MANAJEMEN SEKOLAH DALAM PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER

  • Darwanto A
  • Enas
  • Saryono O
N/ACitations
Citations of this article
35Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen sekolah piloting di SMP Negeri X Cilacap menguatkan karakter peserta didik pasca pandemi COVID-19 dengan mengidentifikasi kendala dan solusinya. Penelitian menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan yang terlibat dalam penelitian mencakup semua stakeholder pendidikan. Analisis data menggunakan reduksi, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan triangulasi. Sebelum pandemi COVID-19, SMP Negeri X Cilacap berhasil menguatkan karakter peserta didik hingga 98,9%. Kendala yang dihadapi adalah pembelajaran daring dan kesulitan pendampingan peserta didik yang terdampak penerimaan peserta didik baru sistem zonasi sehingga implementasi penguatan pendidikan karakter menurun menjadi 70%. Solusi yang ditempuh adalah optimalisasi fungsi manajemen melalui konsep POAC (planning, organizing, actuating, dan controlling) yang diintegrasikan dengan implementasi Kurikulum Merdeka, peningkatan kapasitas guru, serta pengintensifan pembiasaan, keteladanan, dan pendampingan karakter. Melalui upaya ini, tingkat implementasi meningkat menjadi 75% pada tahun 2021 dan 80% pada tahun 2022. Integrasi antara penerapan penguatan pendidikan karakter dengan Kurikulum Merdeka yang dipadukan dengan langkah terkoordinasi menghadapi dampak sistem zonasi dan mentalitas peserta didik pasca pembelajaran daring pada saat pandemi terbukti berhasil meningkatkan output dan outcome sekolah serta prestasi peserta didik. Peninjauan manajemen POAC diusulkan untuk dilakukan sebagai upaya mengoptimalkan implementasi kurikulum yang berlaku.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen sekolah piloting di SMP Negeri X Cilacap menguatkan karakter peserta didik pasca pandemi COVID-19 dengan mengidentifikasi kendala dan solusinya. Penelitian menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan yang terlibat dalam penelitian mencakup semua stakeholder pendidikan. Analisis data menggunakan reduksi, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan triangulasi. Sebelum pandemi COVID-19, SMP Negeri X Cilacap berhasil menguatkan karakter peserta didik hingga 98,9%. Kendala yang dihadapi adalah pembelajaran daring dan kesulitan pendampingan peserta didik yang terdampak penerimaan peserta didik baru sistem zonasi sehingga implementasi penguatan pendidikan karakter menurun menjadi 70%. Solusi yang ditempuh adalah optimalisasi fungsi manajemen melalui konsep POAC (planning, organizing, actuating, dan controlling) yang diintegrasikan dengan implementasi Kurikulum Merdeka, peningkatan kapasitas guru, serta pengintensifan pembiasaan, keteladanan, dan pendampingan karakter. Melalui upaya ini, tingkat implementasi meningkat menjadi 75% pada tahun 2021 dan 80% pada tahun 2022. Integrasi antara penerapan penguatan pendidikan karakter dengan Kurikulum Merdeka yang dipadukan dengan langkah terkoordinasi menghadapi dampak sistem zonasi dan mentalitas peserta didik pasca pembelajaran daring pada saat pandemi terbukti berhasil meningkatkan output dan outcome sekolah serta prestasi peserta didik. Peninjauan manajemen POAC diusulkan untuk dilakukan sebagai upaya mengoptimalkan implementasi kurikulum yang berlaku.

Cite

CITATION STYLE

APA

Darwanto, A., Enas, & Saryono, O. (2025). OPTIMALISASI MANAJEMEN SEKOLAH DALAM PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER. Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan, 17(2). https://doi.org/10.24832/jpkp.v17i2.969

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free