Abstract
Tanaman cabai rawit memiliki potensi ekonomi yang baik untuk dimanfaatkan dalam bisnis karena kebutuhan akan cabai tinggi dengan harga tinggi, sehingga perlunya teknik persemaian yang baik agar benih dapat tumbuh cepat dan seragam dengan menggunakan berbagai media semai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa media semai dan dosis biochar tempurung kelapa terhadap pertumbuhan benih cabai rawit yang dilakukan di dalam rumah semai di Desa Sembawa kabupaten Banyuasin provinsi Sumatera Selatan pada bulan Maret-Mei 2021. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perlakuan dari beberapa jenis media semai dan takaran dosis biochar tempurung kelapa. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor yaitu faktor pertama media semai yang terdiri dari sekam bakar, cocopeat, dan pasir, faktor kedua adalah biochar tempurung kelapa dengan dosis 10 gr, 20 gr, dan 30 gr. Parameter yang diamanti meliputi tinggi kecambah (cm) dan jumlah daun. Dari hasil pengamatan bawah benih cabai rawit (Capsicum frutescens L.) dapat tumbuh pada semua jenis media semai meliputi sekam bakar, cocopeat, dan arang sekam dengan hasil pertumbuhan yang berbeda. Media semai yang baik adalah perlakuan berupa Pasir dengan rata-rata tinggi kecambah 3,721 cmdan rata-rata jumlah daun 2,966 helai berdeda nyata dengan perlakuan (M2) cocopeat , (M1) sekam bakar dan Kontrol, sedangkan untuk pemberian biochar tidak berbeda nyata pada tinggi tanaman dan jumlah daun.
Cite
CITATION STYLE
Pianto Ramadhan Prastio, & Asih Farmia. (2021). Pengaruh Media Semai dan Dosis Biochar terhadap Pertumbuhan Benih Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) di Persemaian. Prosiding Seminar Nasional Pembangunan Dan Pendidikan Vokasi Pertanian, 2(1), 303–313. https://doi.org/10.47687/snppvp.v2i1.184
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.