Abstract
Konsep kegiatan utama SCM ialah fokus pada proses pengiriman dan pengadaan barang. Studi kasus telah dilakukan sebelumnya, menggunakan metodologi Value Chain Analyst (VCA). Bagaimanapun juga terdapat beberapa permasalahan pada studi sebelumnya seperti analisis kepuasan pelanggan dan diakhiri dengan peningkatan rantai nilai pasokan. Untuk mengatasi masalah tersebut, kami mengusulkan untuk menggunakan Supply Chain Operations Reference (SCOR) untuk mengatur tingkat kinerja manajemen dan manajemen rantai pasokan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kinerja supply chain management dan tingkat kinerja supply chain management pada PT Nieve Aplikasi Mandiri, yang diukur dengan menggunakan pendekatan supply chain operation reference (SCOR). Langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian yang berbasis pada metode SCOR ialah, pertama pembobotan tingkat pada kepentingan indikator SCOR. Kedua, mengkategorikan tingkatan indikator kinerja SCM. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa pengiriman dan pengadaan dengan menggunakan metrik metode SCOR level 1 dimana hasil yang diperoleh ialah Perfect Order Fullfillment (POF) = 72.28%, Order Fullfillment Cycle Time (OCFT) = 15 hari, Cost Of Good Sold (COGS) = 49.07%, Cash To Cash Cycle Time (CTCCT) = 30 hari. Metode ini (SCOR) sangat tepat dan unggul untuk meningkatkan pelayanan kepuasan SCM.
Cite
CITATION STYLE
Wulandari, I. P., Setyaningsih, W. L., Wardhana, A. P. W., & Jumaryadi, Y. (2021). Implementasi Metode SCOR 11.0 dalam Pengukuran Kinerja Supply Chain Management. SISTEMASI, 10(1), 106. https://doi.org/10.32520/stmsi.v10i1.1111
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.