Abstract
Fenomena yang terjadi akibat virus Covid19 telah membuat peneliti tertarik untuk meneliti faktor apa saja yang mempengaruhi kinerja pegawai agar lebih maksimal dalam bekerja ditengah kondisi pandemi Covid-19. Lebih spesifiknya untuk mengetahui sejauh mana peran pemimpin dalam menanggapi pandemi virus Covid-19, serta bagaimana motivasi kerja dapat mendorong pegawai yang harus tetap bekerja ditengah kondisi yang mengkhawatirkan akan penyebaran virus Covid-19, serta dengan menyesuaikan budaya organisasi yang berubah dari budaya yang sudah terbentuk, antara lain 7 perubahan jam kerja, pengurangan kuota pegawai yang masuk kerja, serta kebiasaan baru lainnya yang harus diterapkan, serta dampak ketiga faktor tersebut terhadap kinerja pegawai.. Berdasarkan latar belakang tersebut di atas, maka dapat diambil rumusanmasalah sebagai berikut: (1) Apakah yang hubungan kepemimpinan dan sumber daya manusia? (2) Apakah hubungan kepemimpinan dengan kinerja Guru? (3) Apakah yang dimaksud denga kepemimpinan Transformasional? (4) Apa yang dimaksud dengan kepemimpinan di saat pandemi Covid-19?. Kepemimpinan transformasional berhubungan positif dengan kinerja tugas pengikut dengan memprediksi secara positif persepsi kecocokan mereka terhadap pekerjaan di tingkat individu, yaitu ketika para pemimpin menampilkan perilaku kepemimpinan transformasional terhadap pengikut individu, para pengikut ini cenderung memandang pekerjaan mereka sebagai pasangan yang cocok untuk kebutuhan mereka, dan juga cenderung merasa yakin bahwa mereka memiliki kemampuan yang diperlukan untuk memenuhi persyaratan pekerjaan mempertahankan kondisi saat ini yang kontras dengan pertumbuhan.
Cite
CITATION STYLE
Rohaeni, E. (2023). KEPEMIMPINAN TRANSFORMASINONAL SEBAGAI SALAH SATU CARA MENINGKATKAN KINERJA PADA MASA PANDEMI COVID-19. ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin, 1(6), 458–468. https://doi.org/10.55681/armada.v1i6.585
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.