Abstract
Permasalahan riset ini rendahnya hasil belajar anak didik pada kegiatan belajar mengajar IPA di kelas VI. Tujuan riset ini ialah untuk tingkatkan kegiatan serta hasil belajar anak didik dalam cara pembelajaran sehingga cara pembelajaran itu aktivitasnya tidak cuma didominasi oleh guru. Riset ini ialah riset action research. Riset ini memakai bentuk riset aksi dari Kemmis serta Taggart ialah berupa siklus yang satu ke daur yang selanjutnya. Tiap daur mencakup planning (konsep), action (aksi), observation (observasi), serta reflection (refleksi). Instrumen yang dipakai silabus, RPP, LKS. Sebaliknya buat uji dipakai uji formatif dalam wujud pertanyaan adil. Metode analisa informasi memakai persentase ketuntasan. Pertemuan awal daur I, pertemuan kedua daur I, pertemuan awal daur II, serta pertemuan kedua daur II) ialah tiap- tiap 55%, 65%, 75%, serta 95%. Sebaliknya pada umumnya daur I 68, 5% pertemuan I, 73, 5% pertemuan II, Buat Daur II 77, 25% pertemuan I, 84, 5 pertemuan II. Aplikasi tata cara demonstrasi memiliki akibat positif, anak didik terpikat serta berkeinginan dengan tata cara demonstrasi alhasil mereka jadi termotivasi buat belajar.
Cite
CITATION STYLE
GUSRA, S. M. (2022). UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DENGAN METODE DEMONSTRASI PADA SISWA KELAS VI. Dharmas Education Journal (DE_Journal), 3(2), 238–247. https://doi.org/10.56667/dejournal.v3i2.803
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.