Abstract
Salah satu proses penilaian kepuasan pelayan kefarmasian dipengaruhi secara langsung oleh karakteristik individu (pasien). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan karakteristik terhadap pelayanan kefarmasian di apotek X kabupaten Cirebon. Desain penelitian ini menggunakan metode observasional dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data menggunakan kuisioner yang disebarkan kepada 109 responden dan di analisis dengan uji chi square. Data yang didapat dianalisis menggunakan SPSS 25. Hasil analisis statistik karakteristik pasien menunjukkan mayoritas usia 17-25 (39%), jenis kelamin mayoritas perempuan (52%), Pendidikan mayoritas SMA/SMK (57%), Pekerjaan mayoritas lain-lain yang terdiri dari buruh dan petani (25%). Hasil analisis observasi tingkat kepuasan pelayanan kefarmasian mayoritas responden menyatakan sangat puas sebanyak 64 responden (59%). Hasil analisis korelasi menunjukan bahwa kepuasan pelayanan dipengaruhi oleh usia pasien (P<0,05), dan penilaian kepuasan pelayanan kefarmasian tidak dipengaruhi oleh jenis kelamin, Pendidikan dan pekerjaan (P>0,05). Kesimpulan yang bisa diambil ialah terdapat hubungan karakteristik responden terhadap kepuasan pelayanan kefarmasian di Apotek X Kabupaten Cirebon.
Cite
CITATION STYLE
Efriani, L., Kemala dewi, L., & Marfuati, S. (2022). Hubungan Karakteristik Sosiodemografi terhadap Tingkat Kepuasan Pelayanan Kefarmasian di Apotek X Kabupaten Cirebon. Borneo Journal of Pharmascientech, 6(2), 94–98. https://doi.org/10.51817/bjp.v6i2.441
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.