APAKAH �TEORI BUMI DATAR� DAPAT DIPANDANG SEBAGAI REALITA?

  • Ardianto D
  • Firman H
N/ACitations
Citations of this article
103Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Abstrak: Teori tentang bumi datar menjadi isu sains yang menjadi peredabatan di masyarakat sekarang ini. Teori ini menentang anggapan tentang Teori Bumi Bulat. Teori Bumi Bulat merupakan teori yang sudah lebih dahulu diyakini oleh beberapa ilmuwan seperti Aristoteles, Ptolemeus, Erasthotenes dan Columbus. Samuel Rowbotham seorang ilmuan asal Inggris menentang kebenaran bumi bulat. Berdasarkan penafsirannya mengenai ayat-ayat tertentu di Alkitab, Rowbotham mempublikasikan sebuah pamflet 16 halaman, yang kemudian ia kembangkan menjadi sebuah buku yang berjudul Earth Not a Globe. Rowbotham meyakini bahwa bumi merupakan sebuah cakram datar yang berpusat di Kutub utara dan dikelilingi oleh dinding es Antartika, sementara matahari dan bulan berjarak sekitar 4800 km (3000 mil) dan kosmos berjarak 5000 km (3100 mil) di atas bumi. Teori ini cukup berkembang di bawah organisasi flat earth society. Kaum flat earth mengkaim bahwa Teori Bumi Datar merupakan sebuah realita ontologi secara keilmuan sains. Beberapa klaim yang diyakini oleh kaum flat earth yaitu 1) bentuk bumi bukanah bulat melainkan datar, hal ini didasarkan hasil eksperimen Benford yang membantah adanya lengkungan bumi; 2) universal acceleration merupakan entitas yang lebih tepat digunakan untuk menjelaskan fenomena jatuhnya benda ke permukaan bumi; dan 3) matahari bukanlah pusat tat surya melainkan bumi. Namun klaim-klaim yang dipostulatkan oleh kaum flat earth tidak dapat dianggap sebagai no miracle argument. Penulis berpendapat bahwa hukum gravitasi universal yang tidak diyakini oleh kaum flat earth justru mampu menjelaskan perilaku obyek di alam semesta seperti penyebab jatuhnya benda dan pergerakan planet dalam tata surya.Kata kunci: Bumi Datar, Bumi Spheris, Realita, Ontologi

Cite

CITATION STYLE

APA

Ardianto, D., & Firman, H. (2017). APAKAH �TEORI BUMI DATAR� DAPAT DIPANDANG SEBAGAI REALITA? JOURNAL OF SCIENCE EDUCATION AND PRACTICE, 1(1), 67–78. https://doi.org/10.33751/jsep.v1i1.383

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free