Mengamankan Wireless dengan Menggunakan Two Factor, Password dan Mac Address Filtering

  • Susianto D
  • Yulianti I
N/ACitations
Citations of this article
56Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Di era globalisasi sekarang penggunaan internet semakin berkembang pesat, dapat kita lihat bahwa hampir di seluruh belahan bumi ini sudah terkoneksi internet. Wireless merupakan jaringan tanpa kabel (nirkabel), yang mempunyai banyak keuntungan dibandingkan dengan menggunakan media kabel. Banyak organisasi dan perusahaan menyediakan layanan hotspot untuk anggota atau karyawan tetapi karena sistem keamanan masih menggunakan password WPA sehingga banyak orang walaupun bukan anggota atau karyawan menggunakan layanan hotspot. Tentunya hal ini sangat merugikan pihak organisasi maupun perusahaan. Dalam penelitian ini akan menggunakan metode The Security Policy Development Life Cycle (SPDLC). (Goldman, James E, and Rawles, Philip T) yang memiliki enam tahapan, yaitu identifikasi, analisis, perancangan, implementasi, audit, dan evakuasi.Dengan menggunakan two factor ini memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan menggunakan keamanan pada WPA-nya saja, karena dengan menggunakan dua otentikasi ini jika ada seseorang yang ingin mengakses ke hotspot harus memiliki password WPA-PSK dan mendaftarkan Mac Address perangkatnya ke Administrator. Kata

Cite

CITATION STYLE

APA

Susianto, D., & Yulianti, I. (2015). Mengamankan Wireless dengan Menggunakan Two Factor, Password dan Mac Address Filtering. EXPERT: Jurnal Manajemen Sistem Informasi Dan Teknologi, 5(2). https://doi.org/10.36448/jmsit.v5i2.720

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free