Perkembangan Bio-Ethanol Sebagai Sumber Energi Alternatif di Indonesia

  • Fikry I
  • Wuryaningrum N
  • Aang Wahidin A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
81Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Bio-ethanol merupakan salah satu biofuel yang digunakan saat ini. Terdapat empat generasi bahan baku untuk memproduksi bio-ethanol. Bio-ethanol generasi 1 (G1) berasal dari gula/pati tanaman, generasi 2 (G2) berasal dari limbah pertanian/perkebunan, generasi 3 (G3) berasal dari alga, dan generasi 4 berasal dari modifikasi genetika tanaman. Bio-ethanol generasi 2 merupakan bio-ethanol yang memiliki prospek terbaik di Indonesia, karena banyaknya limbah industri pertanian dan perkebunan. Namun, realitanya penggunaan bio-ethanol di Indonesia belum berjalan baik. Penggunaan bio-ethanol sebagai bahan bakar masih terkendala masalah biaya. Hal tersebut ditandai dengan gagalnya upaya pemerintah dalam penggunaan bahan bakar bio-ethanol 5% (E5) di 2020. Sehingga saat ini Indonesia baru menerapkan penggunaan bahan bakar bio-ethanol 2% (E2). Salah satu solusi yang dapat digunakan untuk menekan harga bio-ethanol adalah dengan membuat system produksi terintegrasi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Fikry, I., Wuryaningrum, N. D., Aang Wahidin, A. W., Abdillah, H. N., & Leonard, R. (2025). Perkembangan Bio-Ethanol Sebagai Sumber Energi Alternatif di Indonesia. Jurnal Rekayasa Energi Dan Mekanika, 4(2), 128. https://doi.org/10.26760/jrem.v4i2.128

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free