Plasma cell myeloma: Pendekatan diagnosis dari aspek kliniko-morfologik dan imunofenotipe

  • Angelina A
  • Retnani D
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Plasma cell myeloma (PCM)/Mutiple myeloma (MM) merupakan keganasan hematologi ditandai proliferasi sel plasma neoplastik pada sumsum tulang. Manifestasinya berupa lesi litik multifokal tulang, peningkatan M protein serum atau urin, kerusakan organ target, dan bisa didapatkan pembentukan massa di ekstrameduler. Biopsi massa tumor ekstrameduler dapat menujukkan morfologi mikroskopik yang tumpang tindih dengan neoplasma sel plasma lainnya maupun limfoma maligna, hal ini merupakan tantangan diagnosis tersendiri terutama jika keterangan klinis maupun radiologis tidak lengkap. Kerusakan organ target akibat proliferasi sel plasma abnormal dikenal dengan istilah CRAB terdiri atas hiperkalsemia, insufisiensi renal, anemia dan lesi tulang. Spektrum klinis seringkali bervariasi sehingga diagnosis PCM memerlukan integrasi data klinis, laboratorium, radiologi, morfologi, dan imunofenotipe. Pemeriksaan histopatologi dari bahan biopsi sumsum tulang maupun biopsi massa tumor perlu dikonfirmasi dengan pemeriksaan imunohistokimia serta tes klonalitas untuk penegakan diagnosis yang akurat. Tinjauan ini bermaksud menjelaskan aspek klinis, morfologi dan immunofenotipe serta merangkai suatu pendekatan diagnosis PCM.

Cite

CITATION STYLE

APA

Angelina, A., & Retnani, D. (2023). Plasma cell myeloma: Pendekatan diagnosis dari aspek kliniko-morfologik dan imunofenotipe. Jurnal Klinik Dan Riset Kesehatan, 2(2), 285–297. https://doi.org/10.11594/jk-risk.02.2.5

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free