Perceraian Ditinjau dari Sudut Pandang Etika Kristen dan Implikasinya dalam Dunia Pelayanan

  • Herman S
  • Dharmawan R
N/ACitations
Citations of this article
32Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Dalam perjalanan pernikahan, tantangan-tantangan menjadi ujian bagi komitmen yang diucapkan dalam janji pernikahan, sebuah komitmen suci di hadapan Tuhan. Meskipun prinsip kekristenan menolak perceraian, realitas menunjukkan adanya kasus perceraian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi pustaka dan merinci ayat-ayat Alkitab untuk menjawab masalah penelitian terkait perceraian dalam konteks etika Kristen. Penelitian ini mengeksplorasi apakah individu yang bercerai dapat tetap aktif dalam pelayanan gereja, menggambarkan pandangan yang beragam dalam komunitas Kristen. Fokus penelitian ini memberikan pandangan solutif untuk memfasilitasi pemulihan dan dukungan bagi individu yang mengalami perceraian, sekaligus mempertahankan norma-norma etika Kristen. Pernikahan bukan hanya formalitas, melainkan panggilan suci untuk saling melengkapi, dengan kesetiaan dan kasih sayang sebagai pondasi. Integritas pernikahan dipertahankan melalui ketaatan pada ajaran Alkitab dan teladan Yesus Kristus, dipahami sebagai panggilan untuk memberikan dampak positif bagi pasangan dan masyarakat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Herman, S., & Dharmawan, R. (2024). Perceraian Ditinjau dari Sudut Pandang Etika Kristen dan Implikasinya dalam Dunia Pelayanan. CARAKA: Jurnal Teologi Biblika Dan Praktika, 5(1), 30–42. https://doi.org/10.46348/car.v5i1.265

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free