Analisis Fundamental PT. Bank Central Asia (Persero) Tbk. Tahun 2022

  • Pranto D
  • Gunawan S
  • Rahadian Z
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
17Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan studi ini merupakan guna mengenali apakah harga saham BBCA undervalued serta sesuai apabila dijadikan investasi jangka panjang. Metodologi yang digunakan dalam penelitian studi kasus ini yaitu dengan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan porposive sampling dimana BBCA dipilih guna mewakili bank BUKU IV. Alat perhitungan yang diaplikasikan pada analisis fundamental ialah EPS, NIM, NPL, BOPO, BV, PER, PBV dan PEG. Hasil penelitian yang didapatkan ialah kinerja BBCA pada tahun 2019 dan 2020 lebih tinggi daripada bank BUKU IV dengan menggunakan BV dan EPS namun pada tahun 2021 kinerja BBCA turun dikarenakan adanya efek dari COVID-19 dan Stocksplit. Dengan menggunakan teknik penilaian relative valuation PER, PBV, dan PEG, harga saham BBCA dinilai terlalu tinggi atau overvalued. Kesimpulannya, saham BBCA terlalu mahal dan sebaiknya tidak dibeli sebagai investasi jangka panjang.

Cite

CITATION STYLE

APA

Pranto, D. H., Gunawan, S., Rahadian, Z., & Suherman, U. (2024). Analisis Fundamental PT. Bank Central Asia (Persero) Tbk. Tahun 2022. Jurnal SEKURITAS (Saham, Ekonomi, Keuangan Dan Investasi), 7(3), 238–246. https://doi.org/10.32493/skt.v7i3.40243

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free