Abstract
Latar Belakang : Aktivitas fisik merupakan gerakantubuh yang dapat meningkatkan energi di luarkegiatan istirahat. Menurut WHO, manfaat melakukanaktivitas fisik secara teratur untuk anak-anak dan remaja dapat menjaga keseimbangan energi, menjagaberat badan, dan menjaga kesehatan baik secara fisikmaupun mental. WHO mengungkapkan secara global,81% remaja sekolah tidak cukup melakukan aktivitas fisik. Laporan riset kesehatan dasar 2018, menyatakan66,5% aktivitas fisik penduduk umur diatas 10 tahun di Indonesia masih tergolong kurang. Studi menunjukan bahwa aktivitas fisik yang kurang berhubungan dengan total lemak tubuh yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubunganantara aktivitas fisik dengan indeks massa tubuh dan lingkar perut pada remaja laki-laki di kabupaten Oku Timur. Metode : Penelitian ini bersifat analitik observasionaldenga desain potong-lintang (cross-sectional). Jumlahsampel sebanyak 192 remaja laki-laki di SMA Negeri 1 Martapura kabupaten OKU Timur tahun 2022. Instrumen penelitian yang digunakan berupa pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar perutdan kuisioner PAQ-A (The Physical ActivityQuestionnaire for Adolescents). Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi-Square.Hasil : hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitasfisik tidak memiliki hubungan yang signifikan denganindeks massa tubuh (p=0,628) dan tidak memilikihubungan yang signifikan dengan lingkar perut(p=0,832).Kesimpulan : tidak terdapat hubungan antaraaktivitas fisik dengan indeks massa tubuh dan lingkarperut pada siswa laki-laki. (p=0,628 ; 0,832)
Cite
CITATION STYLE
Putri Maharani, N., & Halim Santoso, A. (2023). Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Indeks Massa Tubuh Dan Lingkar Perut Pada Remaja Laki-Laki Di SMAN 1 Martapura Kabupaten Oku Timur. Ebers Papyrus, 28(2), 99–105. https://doi.org/10.24912/ep.v28i2.21240
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.