Abstract
Dalam konteks digitalisasi desa wisata terdapat beberapa indikator untuk bisa mewujudkan digitalisasi desa wisata diantaranya yaitu promotion, pricing, place, attraction, partnership, dan accesibility. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana meningkatkan digitalisasi desa wisata di Indonesia melalui penggunaan branding strategy. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode analisis kualitatif dengan menggunakan sumber data sekunder dari berita media massa, jurnal, artikel yang diolah menggunakan Software Vosviewers dan Nvivo 12 sebagai bentuk visualisasi data. Hasil dari penelitian ini diperoleh hasil yaitu dengan menggunakan branding strategy digitalisasi desa wisata di Indonesia berhasil mengalami peningkatan. Salah satu keberhasilan dalam penggunaan branding strategy yaitu dengan meningkatnya indikator promotion, partnership serta attraction. Hal ini didukung dengan beberapa bukti salah satunya menurut Digital Global Overview Report Indonesia menunjukan bahwa YouTube merupakan salah satu media untuk promosi desa wisata. Dan berdasarkan Jadesta. Kemenparekraf menunjukan bahwa attraction desa wisata yang ada di Indonesia paling banyak yaitu memperlihatkan keindahan alam. Kata kunci: Digitalisasi Wisata, Desa Wisata, Branding Strategy
Cite
CITATION STYLE
Nurafifah, S. A., Nurmandi, A., & Fridayani, H. dian. (2024). Peningkatan Digitalisasi Desa Wisata Melalui Branding Strategi di Indonesia. Journal of Governance Innovation, 6(2), 146–164. https://doi.org/10.36636/jogiv.v6i2.4661
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.