Abstract
Kurikulum 2013 bertujuan untuk mendorong siswa tingkat sekolah menengah agar mampu lebih baik dalam melakukan observasi, bertanya, bernalar, dan mengkomunikasikan. Siswa diharapkan mampu untuk presentasi apa yang mereka peroleh atau mereka ketahui atau ide-ide awal sebelum proses belajar atau menerima materi pelajaran dari guru. Jenis penelitian ini adalah penelitian development atau pengembangan materi ajar yang dikembangkan berupa. Rencana Pelajaran Ssiswa (RPS) Lembar Kerja Siswa (LKS) dan buku siswa (BS). Dari hasil penelusuran angket guru dan siswa di SMP N 2, SMP N 6, dan SMP N 18 Banda Aceh ditemukan bahwa persoalan dasar dalam materi sampah atau limbah rumah tangga adalah kurangnya sosialisasi kesehatan dalam lingkungan. Terbatasnya pengetahuan siswa dan kurang sossilisasi di masyarakat maka siswa tidak mengetahui penerapan materi ajar sampah/limbah dan penanganannya dalam kehidupan sehari-hari. Hasil angket siswa menunjukkan hanya 26% siswa yang sudah menerapkan materi ajar sampah dan penanganannya dalam kehidupan sehari-hari. Tingkat pemahaman siswa terhadap materi ajar sampah/limbah dan penanganannya menunjukkan 26% tingkat pemahaman baik, 54% tingkat pemahaman sedang, dan 20% tingkat pemahaman kurang. Kesimpulan Proses pengembangan bahan ajar IPA berbasis pendekatan Sains Technologi Society (STS) untuk siswa kelas IX SMP sesuia dengan kurikulum 2013 dapat dilakukan dengan baik.
Cite
CITATION STYLE
Ibrahim, I., Sufriadi, S., Firmansyah, J., & Akmal, N. (2022). PENGEMBANGAN MATERI AJAR SAMPAH DENGAN PENDEKATAN SAINS TEKNOLOGI SOCIETY (STS) PADA SISWA SMP NEGERI BANDA ACEH. Jurnal Biology Education, 10(2), 84–93. https://doi.org/10.32672/jbe.v10i1.4304
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.