Abstract
Luas lahan kritis di Pulau Jawa semakin bertambah dari tahun ke tahun. Hal ini terjadi karena kesalahan dalam pengelolaan lahan. Salah satu upaya untuk mengatasi hal tersebut dengan menerapkan sistem agroforestri. Untuk itu peningkatan kinerja petani dalam penerapan agroforestri perlu dilakukan. Penelitian ini ditujukan untuk (1) menganalisis tingkat kinerja petani dan dampaknya terhadap keberlanjutan sistem agroforestri serta faktor-faktor penentu tingkat kinerja; serta (2) mengidentifikasi strategi penyuluhan yang tepat guna meningkatkan kinerja petani dalam penerapan sistem agroforestri pada lahan kritis. Penelitian ini menggunakan pendekatan structural equation modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja petani Pegunungan Kendeng dalam penerapan agroforestri masih rendah. Indikator utamanya adalah pendapatan usahatani, keragaman jenis pangan yang diproduksi, dan jejaring bisnis agroforestri yang masih sangat terbatas. Meskipun demikian, motivasi petani untuk menerapkan agroforestri cukup kuat. Dari penelitian ini juga diperoleh kesimpulan bahwa basis perumusan strategi penyuluhan untuk meningkatkan kinerja petani dalam penerapan agroforestri di lokasi penelitian adalah motivasi, kesempatan, kemampuan, dan karakteristik petani
Cite
CITATION STYLE
Sumarlan, N., Sumardjo, N., Tjitropranoto, P., & Gani, D. S. (2016). Peningkatan Kinerja Petani Sekitar Hutan Dalam Penerapan Sistem Agroforestri di Pegunungan Kendeng Pati. Jurnal Agro Ekonomi, 30(1), 25. https://doi.org/10.21082/jae.v30n1.2012.25-39
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.