Regulasi Emosi Dengan Meditasi Mindfulness Terhadap Ketakutan Pada Masyarakat Daerah Pasca Konflik KKA

  • Nur Afni Safarina
  • Muhammad Fikri Jaka Pratama
  • Safuwan Amin
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
45Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Regulasi emosi merupakan kemampuan untuk mengenali, memahahami, dan mengelola emosi dalam berbagai situasi. Keterampilan ini sangat penting dalam proses pemulihan pasca-konflik, karena membantu individu menghadapi dan mengatasi emosi yang negatif yang muncul. Psikoedukasi merupakan pengembangan dan pemberian informasi dalam bentuk pendidikan masyarakat mengenai informasi yang berkaitan dengan psikologis populer/ sederhana atau informasi lain yang mempengaruhi kesejahteraan psikososial masyarakat. Pelaksanaan psikoedukasi Regulasi emosi dengan meditasi di selenggarakan pada tanggal 27 September 2024 di Meunasah Gampong Paloh Lada. Kegiatan Psikoedukasi ini dihadirin sebanyak 16 orang, yang dilakukan Bersamaan dengan kegiatan psikoedukasi dan penyampaian materi lainnya, yaitu Resiliensi dan Psychological Well-Being. Teknik mindfulness dapat mempengaruhi kondisi psikologis seseorang dan mengatur regulasi emosi, meningkatkan perasaan tenang dan pikiran yang mana hal tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis

Cite

CITATION STYLE

APA

Nur Afni Safarina, Muhammad Fikri Jaka Pratama, Safuwan Amin, Annisa Aulia Pantas Br Tarigan, Zuhra, Z., Febrin Dwi Mahfuza, … Sania Az-Zahra Siregar. (2024). Regulasi Emosi Dengan Meditasi Mindfulness Terhadap Ketakutan Pada Masyarakat Daerah Pasca Konflik KKA. Jurnal Abdi Anjani, 2(2), 166–174. https://doi.org/10.29303/anjani.v2i2.1425

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free