Abstract
Children with autism are at high risk of experiencing unbalanced nutritional fulfilment, in addition, children with Autism Spectrum Disorders (ASD) tend to have picky eating behavior, behavioral disorders when eating, refusing to eat and being sensitive to the texture and smell of certain foods. Picky eating is one of the eating behaviors that affect nutritional status. Nutritional problems are not only poor nutritional status but short and thin children can also affect the growth and development of children. According to several studies, if picky eating in children is not treated immediately, it will have effects, such as inadequate certain nutrients which will affect nutritional status. Good nutritional status will be achieved if the body gets a balanced intake of nutrients according to needs. To achieve optimal nutritional status and not excessive eating habits autism sufferers must contain the appropriate amount of nutrients to meet physiological needs during growth and development. The eating behavior of autistic children at the autism therapy centre in Pekanbaru City experiences problems with inadequate food intake. Several autistic children always consume only one type of food. This study aims to determine the relationship between nutritional intake, eating behavior (picky eater) and the nutritional status of autism sufferers at autism therapy centres in Pekanbaru City. This cross-sectional study on 90 autistic children was conducted at autism service centres and autism therapy clinics in Pekanbaru City using random sampling techniques. Analysis to determine the relationship between nutritional intake, and eating behavior (picky eater) with nutritional status using the chi-square test with a significance limit of α = 0.05. The results showed a significant relationship between energy, carbohydrate, protein and fat intake and the nutritional status of autistic children (p <0.05). The relationship between iron and zinc intake and the nutritional status of autistic children did not have a significant relationship (p> 0.05). The results of the analysis of the relationship between picky eater behavior and nutritional status showed no significant relationship with a p-value (p> 0.05).Anak-anak penderita autisme berisiko tinggi mengalami pemenuhan gizi yang tidak seimbang, selain itu anak-anak dengan Autism Spectrum Disorders (ASD) cenderung memiliki perilaku memilih makanan (picky eater), gangguan perilaku saat makan, menolak makan dan sensitif terhadap tekstur dan bau makanan tertentu. Picky eater sebagai salah satu perilaku makan yang mempengaruhi status gizi. Permasalahan gizi tidak hanya status gizi kurang tetapi anak pendek dan kurus juga dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak. Menurut beberapa penelitian jika picky eater pada anak tidak segera ditangani akan memberikan efek, seperti inadekuat zat gizi tertentu yang akan berakibat pada status gizi. Status gizi yang baik akan tercapai apabila tubuh mendapatkan asupan zat gizi yang seimbang dan sesuai dengan kebutuhan. Untuk mencapai status gizi yang optimal dan tidak berlebih kebiasaan makan penderita autisme harus mengandung jumlah zat gizi yang sesuai guna memenuhi kebutuhan fisiologi selama masa pertumbuhan dan perkembangan. Perilaku makan anak autisme yang ada di tempat terapi autis Kota Pekanbaru, mengalami permasalahan pada asupan makan yang tidak adekuat, terdapat beberapa anak autisme yang selalu mengkonsumsi satu jenis makanan saja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan gizi, perilaku makan (picky eater) dengan status gizi penderita autism di tempat terapi autis Kota Pekanbaru. Penelitian cross sectional pada 57 anak autis ini dilakukan di pusat pelayanan autis dan klinik-klinik terapi autis di Kota Pekanbaru dengan teknik random sampling. Analisis mengetahui hubungan asupan gizi, perilaku makan (picky eater) dengan status gizi menggunakan uji chi square dengan batas kemaknaan sebesar α= 0,05. Hasil didapatkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara asupan energi, karbohidrat, protein dan lemak dengan status gizi anak autisme (p<0.05). Sedangkan hubungan antara asupan zat besi dan seng dengan status gizi anak autisme tidak memiliki hubungan yang nyata (p>0.05). Hasil analisis hubungan antara perilaku picky eater dengan status gizi menunjukkan hasil tidak memiliki hubungan yang nyata dengan p value (p>0.05).
Cite
CITATION STYLE
Roziana, R., & Humaroh, Y. (2025). The Relationship between Nutritional Intake, Eating Behavior (Picky Eater) and the Nutritional Status of Autism Sufferers in Autism Therapy Places in Pekanbaru City. Jurnal Kesehatan Komunitas (Journal of Community Health), 10(3), 573–581. https://doi.org/10.25311/keskom.vol10.iss3.1879
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.