Abstract
Kemandirian keuangan daerah yang sangat rendah serta ketergantungan yang cukup tinggi terhadap pemerintah pusat di Kabupaten Kaimana menjadi latar belakang dari penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemandirian keuangan daerah dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam 5(lima) tahun terakhir yang dilihat dari analisis rasio keuangan dan tingkat indeks pembangunan manusia. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara semi-terstruktur dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemandirian keuangan daerah Kabupaten Kaimana masih rendah dalam 5 tahun terakhir yaitu dari tahun 2016-2020 dengan rata-rata rasio kemandirian keuangan daerah 3,82%, rata-rata rasio derajat ketergantungan keuangan daerah 95,67%, rata-rata derajat desentralisasi fiskal 3,67%, rata-rata efektivitas pengelolaan pendapatan asli daerah 111,54% dan tingkat kesejahteraan masyarakat yang juga masih rendah dengan rata-rata IPM yaitu 63,63%. Berdasarkan hasil analisis tersebut pemerintah daerah perlu mengeluarkan upaya strategis dengan melakukan pemberdayaan potensi daerah yang dapat dijadikan sumber penerimaan daerah sehingga dapat mendukung pelaksanaan otonomi daerah yang pada hakikatnya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat itu sendiri.
Cite
CITATION STYLE
Syam, F., & Zulfikar, A. (2022). Analisis Kemandirian Keuangan Daerah dalam Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten Kaimana. JURNAL TERAPAN PEMERINTAHAN MINANGKABAU, 2(2), 98–114. https://doi.org/10.33701/jtpm.v2i2.2666
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.