PENGARUH TINGKAT KESULITAN KEUANGAN, TINGKAT HUTANG DAN KEPEMILIKAN MANAJERIAL TERHADAP KONSERVATISME AKUNTANSI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BEI

  • Winarni D
  • Dirgantari N
N/ACitations
Citations of this article
20Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Konservatisme merupakan prinsip akuntansi yang penerapannya menyebabkan angka laba dan asset menjadi rendah serta biaya hutang menjadi tinggi. Hal ini disebabkan karena konservatisme akuntansi menganut prinsip memperlambat pengakuan pendapatan serta mempercepat pengakuan biaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan data sekunder yaitu laporan keuangan  pada perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di  Bursa Efek Indonesia periode 2010-2014. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dan diperoleh sebanyak 13 perusahaan yang sesuai dengan kriteria. Penelitian ini menggunakan regresi linear berganda dan uji asumsi klasik untuk analisis data serta uji F dan uji t digunakan dalam menguji hipotesis penelitian. Hasil yang diperoleh bahwa Tingkat Kesulitan Keuangan tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Konservatisme Akuntansi, Tingkat Hutang berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Konservatisme Akuntansi, Kepemilikan Manajerial tidak berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Konservatisme Akuntansi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Winarni, D., & Dirgantari, N. (2019). PENGARUH TINGKAT KESULITAN KEUANGAN, TINGKAT HUTANG DAN KEPEMILIKAN MANAJERIAL TERHADAP KONSERVATISME AKUNTANSI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BEI. In Search, 18(2), 168–179. https://doi.org/10.37278/insearch.v18i2.221

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free