Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan peningkatan aktivitas belajar siswa antara aktivitas belajar siswa tanpa penerapan E-Modul dan aktivitas belajar siswa dengan penerapan E-Modul, untuk mengetahui penerapan E-Modul efektif untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah Eksperimen, dengan desain penelitian Pretest-Posttest Control Grup Design. Pengumpulan data dengan lembar observasi dan lembar observasi aktivitas belajar siswa. Teknik analisis pada penelitian ini adalah, analisis deskriptif, uji beda, dan uji N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan E-Modul meningkatkan aktivitas belajar siswa di SMA Negeri 9 Pekanbaru. Analisis uji beda melalui uji t dengan uji Independent Sampel t test menunjukkan hasil uji t dengan Sig. (2-tailed) bernilai 0,000 dengan nilai signifikansi 0,05 dimana 0,000 < 0,05. Artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara aktivitas belajar siswa tanpa penerapan E-Modul dan aktivitas belajar siswa dengan penerapan E-Modul. Penerapan E-Modul dinyatakan efektif dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa, hal ini ditunjukkan melalui uji N-gain yang menunjukkan nilai Mean N-gain Score di kelas eksperimen sebesar 56,65 termasuk dalam kategori cukup efektif, sedangkan pada kelas control memperoleh nilai Mean n-gain Score sebesar 46,14 termasuk dalam ketegori kurang efektif.
Cite
CITATION STYLE
Gunadi, R., Gimin, G., & Hendripides, H. (2024). Penerapan E-Modul untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa di SMA Negeri 9 Pekanbaru. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(12), 13478–13484. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i12.6392
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.