Abstract
Pembelajaran yang baik dan efektif akan memberikan ruang dan kesempatan kepada anak untuk belajar lebih aktif dan menggali rasa ingin tahunya melalui komunikasi dan kemampuan/potensinya, yang memerlukan orang tua atau guru atau pendidik khususnya pendidikan agama bimbingan yang baik dari guru. Guru yang berperan sebagai agen pembelajaran harus memiliki kualifikasi dari universitas yang diakui (S1/D4) dan memiliki 4 kompetensi. Berdasarkan pengamatan bahwasanya pada masa pandemic Covid-19 banyak problematika pembelajaran salah satunya adalah di sdn 1 danau sembuluh 1 kecamatan kabupaten seruySan dan di sdn 2 telaga pulang kecamatan danau sembuluh. Terdapat problematika pembelajaran salah satunya mata pelajaran pendidikan agama islam. Adanya komunikasi guru dan wali murid yang kurang. Artinya bahwa dalam sistem pembelajaran wali murid tidak me haddle anaknya belajar d rumah salah satunya mata pelajaran pendidikan agama islam. Hal ini sangat antusias karna dalam sistem pembelajaran adalah pembelajaran efektif adalah akan memberikan ruang dan peluang agar anak belajar lebih efektif dgn memberikan pengetahuan melalui komunikasi guru dan orang tua. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana evaluasi komunikasi edukatif guru pendidikan agama islam dan wali siswa di sd kecamatan danau sembuluh pada masa pandemic covid-19. Metode penelitian yang dipakai adalah metode penelitian campuran atau penelitian mix kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan hasil dari penelitian bahwa adanya perbandingan komunikasi guru pendidikan agama islam dan wali murid di sdn 1 kecamatan danau sembuluh kabupaten seruyan dan sdn 2 danau sembuluh kabupaten seruyan
Cite
CITATION STYLE
Nor Cayani, R., & Muslimah, M. (2022). Evaluasi Komunikasi Edukatif Guru PAI dan Wali Siswa di SD Kecamatan Danau Sembuluh pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Syntax Transformation, 3(09), 1219–1225. https://doi.org/10.46799/jst.v3i09.615
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.